Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI Bersama Dr. H. Hidayat Nur Wahid, M.A. Dan Dr. Mardani Ali Sera, MEng.

 

PPDU -kamis,4/10/2018. Wakil ketua MPR-RI, Dr. Hidayat Nur Wahiddan anggota MPR-RI dari fraksi PKS yang terkenal, Dr. Mardani Ali Sera mendatangi Ponpes Daarul Ukhuwwah untuk memberikan seminar “Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI”. Mereka berdua datang ke kediaman pondok sekitar pukul sepuluh dan disambut cukup meriah oleh para santri. Tak berhenti dari situ, untuk memeriahkan acara, para tamu undangan disambut dengan penampilan hadroh yang membawakan lantunan syair “thala’al badru ‘alaina” dan “huwa An-nur”.

 

Acara ini dibimbing oleh ustadz Saiful Ulum, S.Pdi. Dibuka dengan pembacaan basmalah, lalu dilanjutkan dengan pembacaan qiroatul Qur’an oleh ustadz Farhan Hanif, pembina Jam’iyatul Qurra’ Wal Huffadz. Beranjak ke acara selanjutnya yaitu pembacaan doa yang dipimpin oleh ustadz Ahmad Syakirin Asmu’i. Sebelum acara inti, seperti biasa, mudzir ma’had Daarul Ukhuwwah, K.H. Dr. Muhammad Ajir Abdi Moenip, memberikan sambutan yang khas dimana beliau akan menjelaskan sejarah singkat berdirinya pondok pesantren Daarul Ukhuwwah.

Dengan gaya Bahasa yang cukup menarik, sang wakil ketua MPR-RI menyampaikan isi seminarnya secara jelas, singkat, dan padat. Beliau menjelaskan bagaimana peran besar santri dan pesantren terhadap kemerdekaan Negara Indonesia. Beliau juga menyebutkan bahwa sangat penting untuk kita mengenali arti sebenarnya dari NKRI dan Islam. Sehingga, dua jenis Phobia yang sekarang telah menyebar luas, Islamophobia dan Indonesiaphobia, terminimalisir.

“Kita tidak mau diadu domba,” kata beliau yang merupakan wakil ketua badan wakaf Gontor, “karena kita bukan domba. Kita juga tidak mau diadu jangkrik, karena kita bukan jangkrik”

Setelah beliau, yang juga merupakan mantan ketua MPR-RI, puas menyampaikan seminarnya, beliau digantikan oleh bapak Mardani Ali Sera yang menyampaikan seminar lanjutan tentang sosialisasi empat pilar MPR-RI.

Jikalau sebelumnya dijelaskan tentang sejarah perjalanan kemerdekaan Indonesia bersama pesantren, beliau yang merupakan fraksi PKS, mengambil tema membicarakan masa depan. Beliau berpesan bahwa warga negara Indonesia, terkhusus para pelajar dan pastinya santri, untuk memperhatikan tiga hal yang menentukan kemajuan Indonesia, yaitu; ekonomi, pendidikan, dan budaya.

Acara ini berjalan lancar sehingga seluruh pesan yang disampaikan, insya Allah, dapat direalisasikan dengan baik oleh para santri Daarul Ukhuwwah.

Dr. Mardani Ali Sera, MEng. memberikan seminar

Dr. H. Hidayat Nur Wahid, M.A. saat diwawancarai oleh wartawan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.