Karate PPDU menggondol 2 Piala sekaligus di ajang Kejuaraan Malang Open VII-2015

Atlet Karate PPDU

Pepatah mengatakan “ Barang siapa yang menanam pasti akan menuai “ dan “ Barang siapa yang bersungguh – sungguh pasti akan mendapatkannya “ inilah pepatah yang dapat berjejer dengan fenomena yang terjadi di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah. Berawal dari generasi pertama hingga saat ini Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah turuh berkontribusi untuk bangsa dan negara dari berbagai bidang. Contoh kecil dari bidang Olah Raga Bela Diri. Pada bulan Maret 2012, Ananda Buhanuddin santri dari Kalimantan ini berhasil meraih juara II di lomba KOMITE antar pelajar se-Malang Raya dengan membawa pulang tropi dan sertifikat. Ini merupakan pintu gerbang pertama bagi penerus selanjutnya.

22 November 2015 Atlet Karate Daarul Ukhuuwah kembali mengharumkan nama Pondok. Tepatnya pada Kejuaraan Malang Open VII-2015 antar Pelajar Malang Raya. Delegari kita kali ini juga pewaris kementangan 3 tahun silam. Mereka adalah. Ananda Sofyan Abdurrahman dan Ananda Kobra Nuh Abdillah, keduanya adalah santri kelas VI.  Sebagai pendobrak baru yang langsung naik daun dengan bangga mengibarkan bendera kejayaan pondok di mata para peserta lainnya. Perasaan Semangat dan deg – degan bercampur menjadi satu. Saat harus beratapan dengan lima musuh yang tak bisa dipandang sebelah mata. Akhirnya pada musuh terakhir, ananda Kobra meraih skor 8-0 KO telak. Dan akhirnya ananda Kobro berhasil menggondol Piala Juara III Komite tingkat 55 Kg SMA Putra. Bagaimana tidak. Atlet yang lahir pada 19 Mei 1999 ini juga pernah menukir kemenangan di Jombang Open Tahun 2013 dengan berhasil membawa pulang piala Juara Harapan Satu. Kemudia kembali berkiprah di KEJURDA tahun lalu walau sayang berujung di SEMI FINAL dan syukur Alhamdulilah ananda Sofyan Abdurahman juga membawa pulang Piala juara III Katagori Komite 60 Kg SMA Putra. Kita berharap agar ada generasi penerus dari mereka berdua yang akan kembali mengibarkan bendera Pondok dimata Dunia.

Ternyata kehidupan santri bukan hanya seputar mengaji dan bergelut dengan kitab – kitab kuning. Namun juga ikut berkiprah di bidang Seni Bela Diri. Ini semata – mata menghidupkan sunnah Rosulullah SAW.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَاَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ وَفِي كُلِّ خَيْرًا ، احرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجَزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَيءٌ فَلاَ تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّ رَاللَّهُ وَمَاشَاءَ فَعَلَ ، فَإِنْ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata, ‘Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ‘Orang Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukaiAllah daripada orang Mukminyang lemah.Masingmasing ada kebaikannya. Bersemangatlah untuk mengerjakan sesuatu yang bermanfaat bagi dirimu, serta mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan menjadi orang lemah! Jika kamu tertimpa sesuatu, janganlah mengucapkan, ‘Seandainya saya berbuat begini tentu akan terjadi begini dan begitu’ tetapi katakanlah, ‘Allah telah menakdirkannya; apa yang telah dikehendaki-Nya pasti akan terjadi, karena sesungguhnya kata ‘seandainya’ itu membuka jalan bagi setan.”(Diriwayatkan Muslim)

Ananda Buhanuddin Juara 2 karate se-Malang raya tahun 2012
Ananda Buhanuddin Juara 2 karate se-Malang raya tahun 2012
Ananda Sofyan Abdurahman
Ananda Sofyan Abdurahman
Kobra Nuh Abdillah
Kobra Nuh Abdillah
Dua Atlet Karate PPDU
Dua Atlet Karate PPDU

 

Penulis : Aorta Abdillah santri kelas VI
Editor : Ust. Dian Ahmad Jufrih

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.