Kunjungan Santri Kelas Akhir Pondok Pesantren Al Muqoddasah Ponorogo ke Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Malang

Senin malam (15/5) Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah menyambut kedatangan rombongan rihlah iqtishadiyah (Study Tour) Pondok Al Muqoddasah. Rombongan dari Kabupaten Ponorogo itu telah mengunjungi sebuah sentral produksi bordir di Bangil, dan pusat  kerajinan rajutan Kaboki di Pandaan.

Rombongan rihlah itu terdiri  dari 25 santri kelas akhir Pondok  Al-Muqoddasah, 12 santri dan 13 santriwati. Rombongan tersebut berkunjung ke PPDU sebagai bentuk silaturahmi kepada K.H. Muh. Ajir Abdi Moenip,Lc.M.A. yang lulusan  Gontor, salah satu alasan juga dari rombongan santriwati tersebut terdapat putri beliau. “Ustadz Ajir kan alumni Gontor, salah satu santri kitapun putribeliau” papar Ust. Iwan Harianto, salahsatu ustadz pendamping.

Rombongan tersebut tiba di PPDU pukul 18.35 ketika adzan Isya’ dikumandangkan. Setelah sholat Isya’ dan istirahat sejenak, mereka diajak bermain futsal. Dengan mengenakan jersey timnasnya, santri akhir (kelas 6) PPDU dan santri kelas akhir Pondok Al-Muqoddasah memasuki lapangan futsal kebanggaan PPDU. “Saya nggak nyangka ya, pondok punya lapangan in door sendiri” puji Akh. Rizqi Gunawan – santri Muqaddasah – ketika diwawancarai.

            Saat itu ratusan santri PPDU sudah duduk mengelilingi lapangan futsal menantikan laga persahabatan itu. Maka tak ayal ketika kedua tim tampak berjalan memasuki lapangan, para penonton mereka langsung disambut tepuktangan yang sangat meriah dari penonton.

Kemeriahan semakin terdengar ketika peluit ditiup wasit tanda mulainya pertandingan. Ketika bola ditendang dan ditangkap oleh penjaga gawang, semua penonton bersorak dan bertepuktangan. Ketika bola ditendang tidak tepat masuk gawang, penonton kompak bersorak “Aaahh…”. Hingga salah seorang pemain Muqaddasah berhasil mencetak gol pembuka, para penonton yang notabene santri PPDU or pendukung tuan rumah bertepuk tangan dengan sangat meriah takjub dengan permainan tim Muqaddasah. Gol demi gol pun dicetak oleh kedua tim hingga akhir pertandingan tak pernah sepi dari teriakan penonton.

Pertandingan selesai pada pukul 21.15. Seluruhpenonton kembali ke kamarnya masing-masing sementara para pemain saling bersalaman dan berkenalan.

Paginya(16/5), setelah berpamitan ke K.H. Muh. Ajir, rombongan rihlah santri Muqoddasah beranjak kembalike Ponorogo.

 

Sebelum pertandingan dimulai, wasit memberikan pengarahan

 

Hampir seluruh Santri PPDU turun untuk menyaksika pertandingan futsal antara Santri Al Muqoddasah melawan Santri Daarul Ukhuwwah

 

 

Penulis : Dhiya’ul Haq

Editor  : Krisna Agusti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *