MENCETAK PENULIS SANTRI MUMPUNI BERSAMA MAI FONDATION

Malang, 06 Juni 2017. Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah mengadakan seminar Gerakan Santri Menulis yang diisi oleh Pipiet Senja (penulis novel best seller tahun 1975) dan kang Asep.

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Kh.Dr.Muhammad Ajir Abdul Munib Lc, Ma, santri itu tidak hanya berdakwah dengan perkataan atau pengajian tapi juga dengan media sosial, karena jika media sosial bisa dibaca selamanya. Pada acara tersebut para santri dididik agar bisa menulis dengan benar dan aktual.

Acara tersebut diikuti oleh santriwan, santriwati dan sebagian ustadz dan ustadza PPDU. Materi yang di sampaikan ada dua macam yaitu: pembuatan buku dan penulisan berita. Diawal acara, Pipiet Senja menerangkan bagaiman membuat buku, menurut beliau cara membuat buku hanya membutuhkan 3 M (membaca 3x, menulis 3x)beliau juga menyampaikan bahwa menulis itu penting karena dengan menulis kita dapat mencari uang, berdakwah, menginspirasi orang dll. beliau juga memberikan sesi tanya jawab pada seluruh peserta. Pada akhir penjelasannya tentang menulis beliau menyuruh kepada para peserta untuk memebuat cerpen dengan tema bersedekah dan beliau memberikan hadiah kepada 10 orang yang terbaik.

”Ibu pipiet sangat semangat dalam menyampaikan materi meski umurnya sudah lanjut usia” ujar santri dari kelas 1 MA.

Di acara kedua yaitu cara penulisan berita yang diterangkan oleh kang Asep, namun sebelum beliau menerangkan materinya para pantia mengumumkan 10 orang terbaik dalam menulis cerpen. Setelah panitia memberikan hadiah pada pemenang barulah kang Asep memulai penjelasannya. Beliau mengungkapakan bahwa berita itu harus menggunakan rumus, dan rumusnya terdapat tiga yang pertama judul berita harus lengkap, rumus kedua menggunakan 5W+1H dan yang terakhir adalah word side by who, when, where, why, how.

Beliau juga mengajarakan bagaimana cara membuat blog dan memuat tulisan di dalam blog itu. Beliau juga menyuruh seluruh peserta untuk memperaktekan membuat blog .

“Acara ini sangat seru karena pemateri sangat aktif dalam menerangkan materinya sehingga peserta bersemanggat mengikuti acaranya.” ujar salah satu peserta acara.

Di akhir acara seluruh peserta yang telah membuat blog mendapatkan hadiah dari panitia dan memberikan tugas pada seluruh peserta untuk membuat blog masing masing berdasarkan cara yang telah diajarkan oleh kang asep. Sebagai penutup acara, para peserta ikhwan foto bersama dengan pantia Mandiri Amal Insani dan kang Asep

“Moga-moga saja mereka dapat kembali mengajarkan apa yang telah mereka ajarkan di hari ini” ujar santri PPDU.

 

Foto bersama pimpinan pondok PPDU dengan Pipit Senja dan Kang Asep

Proses pemberian materi oleh kang Asep

Para santri foto bersama dengan pemateri

Pemberian novel kepada para santri

 

Penulis           : Izdihar Alfiansyah

Editor             : Krisna Agusti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *