Musabaqoh Hifdzul Ma’tsurot PPDU 2017

Do’a Al–Ma’tsurat adalah do’a yang dapat menjaga seorang muslim dari godaan setan. Pada pagi hari setelah selesainya sholat subuh dianjurkan untuk membaca do’a ini agar dalam pagi hingga petang terjaga dari godaan setan, begitu pula ketika petang membaca do’a ini maka malamnya akan terjaga dari godaan setan hingga pagi datang.

Senin, 4 September 2017 sampai dengan selasa 6 September 2017 Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah mengadakan perlombaan menghafal do’a Al–Ma’tsurat yang selalu dibacase tiap hari di pondok. Para santri diwajibkan untuk mendaftarkan setiap kelasnya.

Pelaksanaan lomba ini bertujuan agar seluruh santri bisa menghafal di luar kepala do’a Al-Ma’tsurot.

Di senin malam para peserta dihadapkan dengan sesi penyisihan lomba ini dengan juri sebanyak 4 orang antara lain Aulia Azhar, Farhan Hanif, Jundullah Haidar, Waznin Alif. Disesi penyisihan ini para peserta diuji seberapa bisa mereka menjawab pertanyaan dari juri – juri  tersebut, dan peserta yang bisa menjawab akan diberikan nilai sesuai dengan kategori penilaian yaitu kelancaran bacaan, kepercayaan diri, dan suara bacaan.

Final perlobaan ini dilaksanakan pada selasa malam dengan saksi seluruh santri Daarul Ukhuwwah. 18 peserta dari dua gelombang memasuki final perlombaan ini. Peserta akan diberi pertanyaan dengan saksi seluruh santri.

Pada hari Rabu siang sehabis sholat dhuhur pembacaan pemenang lomba oleh dewan juri dengan hadiah yang telah disiapkan. Pemenang lomba gelombang A diantaranya Fikri Abdul Aziz juara 3, Azzam Tajuddin juara 2, Royyan Abdillah juara 1, dilanjut dengan pemenang gelombang B yaitu Tufail Abdussalam juara 3, Mus’ab Abdurrahman juara 2, Nadhif Al Fatih juara 1.

 

Para dewan juri

Para Peserta yang lolos final

 

Penulis             : Anggota Publisher

Editor              : Krisna Agusti, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *