Pengurus Organisasi Menangkan Lomba Futsal

Jum’at sore (30/10), lapangan utama Daarul Ukhuwwah telah sesak dipenuhi riuh ricuh para penggila bola, karena di lapangan yang baru selesai pengerjaannya 2 bulan yang lalu itu diselenggarakan final DUCLE (Daarul Ukhuwwah Champion League) yang mempertemukan kubu Mu’adz bin Jabal dengan kubu Osadu(Organisasi Santri Daarul Ukhuwwah).

Pertandingan yang diwasiti oleh Fataa Abqory dan Zaenal Jamin ini demeriahkan 3 kementator profesional yang berasal dari santri senior. Komentator itu mengiringi pertandingan dengan menggunakan tiga bahasa.

Dengan jersey Real Madrid putih, tim Osadu yang terdiri dari Agung (GK), Rifqi, Nova, Dwi, Irul, Hasan dan Mufi mulai menguasai tempo pertandingan di menit-menit pertama. Serangan demi serangan ke gawang Burhanuddin membuat penonton riuh rendah.

Namun tak mau kalah, tim Mu’adz yang menggunakan jersey Chelsea biru yang terdiri dari Burhan (GK), Adhim, Hamzah, Nibros, Kobra, dan Farhan A mulai mengantisipasi serangan bertubi-tubi dari Osadu. Tak ayal lagi tim yang berasal dari rayon As-Salam ini memulai serangan balik yang membuat kaki Nibros Iyaduddin sukses mengoyak gawang Agung Maulidy.

Skor yang dihasilkan Nibros itu tidak bertahan lama, karena striker Osadu, Nova Hash dilanggar di kotak terlarang dan membuahkan tendangan penalti yang sukses dieksekusi oleh Rifqi Muhammad Ghufron. Skor 1-1 ini bertahan hingga turun minum.

Setelah jeda istirahat, kedua tim bermain lebih agresif. Serangan bertubi-tubi yang dibuat Osadu mampu dihalau oleh Burhanuddin, penjaga gawang Muadz. Teriakan supporter Osadu yang terdengar dari awal pertandingan sepertinya memberikan semangat bagi para pemail dukungannya.

Beberapa menit kemudian, Hamzah Hizbullah unjuk kebolehan. Ia berhasil menendang bola ke tiang kanan gawang Agung M dan memantul masuk ke dalam gawang. Belum puas juga, pemain cadangan Mu’adz, Farhan Abdillah menambah gol yang memperkokoh keunggulan sementara 3-1 bagi kubu Mu’adz.

Suara supporter Mu’adz bergaung di langit-langit lapangan, “Ayo… ayo Mu’adz… bikin malu Osadu…!”. Namun pantang menyerah, supporter Osadu juga terus-menerus menyemangati tim jagoannya.

Namun sayang, takdir Allah benar-benar tiada bandingannya, tak diduga-duga tim Mu’adz yang sudah di atas langit harus tertunduk lesu. Kesabaran dan keteguhan Osadu dapat membalikkan suasana. Kapten tim Osadu, Dwi Wahyudi secara berurutan menjebol dan mengobrak-abrik gawang Burhan 3 kali berturut-turut.

Dengan begitu skor 3-4 mengakhiri jalannya pertandingan dan membuat tim Osadu mengangkat tropi DUCLE tahun ini. (mdh/wzn)

Penulis : M. Dhiyaul Haq

Editor : Waznin Alief Al Muzakky

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.