Suasana di langkah pertama

Tahun ajaran baru datang lagi. Pastinya tidak kalah meriah dari pada tahun lalu. Ditinjau dari peserta didik baru yang menukik jumlahnya, sistem acara Khutbatul Arsy tahun ini semakin padat dan akurat. Pasalnya, mood santri tahun ini berbeda dengan tahun lalu dan tahun-tahun  sebelumnya.

Akhirnya panitia memiliki terobosan agar santri baru maupun lama dapat meninggalkan apa-apa yang terkait dengan hal rumah maupun duniawi, yaitu berupa kegiatan-kegiatan yang menghibur atau Refreshing yang mampu menggugah rasa betah di pondok. Adapun acara inti Khutbatul Arsy, berupa pengarahan mudir pondok dijadwalkan pekan selanjutnya.

Perlombaan dimulai dua hari setelah santri baru berbondong-bondong memasuki pondok, yaitu hari Selasa 19 Juli, dan dilanjutkan 5 hari berturut turut setiap siang dengan pelbagai macam lomba yang menguji kekompakkan para santri sekampung halaman. “Untuk mengisi kekosongan, karena dihari awal masuk pondok mereka masih membutuhkan kesenangan” begitulah ungkapan dari ketua panitia Khutbatul Ársy , akhina Hafidz Zuhdi.W (santri kelas 6). Beliau juga menuturkan bahwa baik santri baru maupun lama sudah bisa menyesuaikan diri, walaupun masih banyak yang harus diperbaiki.

Lomba ini masih belum berakhir. Ikuti terus yaa perkembangan selanjutnya. Pemenang antar konsulat belum ada nama yang cocok untuk dijadikan kampung kebanggaan. Persiapan lomba gerak jalan pun belum jelan menunjukkan konsulat mana yang terbaik. Sampai jumpa.

 

Written by          : Aorta A.A

Edited by             : Light

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.