SHOPPING CART

close

PEMBEKALAN FATHUL KUTUB DAN KARYA ILMIAH

                PPDU – Motto Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah adalh mencetak ulama pejuang, dimana santri yang telah menamatkan pendidikannya dari Pondok pesantren diharapkan dapat menjadi seorang’alim sesuai dengan keahlian masing-masing dan sebagai pemberi bisyarah di tengah lingkungan masyarakat kelak. Oleh karena setiap santri kelak akan terjun di tengah masyarakat dan diantara arus tantangan persoalan agama yang semakin berkembang, maka Pondok memiliki tanggung jawab yang begitu besar dalam mengkader mereka untuk memeahami cakrawala pengetahuan dinul islam, dan satu-satunya cara adalah dengan mengkaji kitab-kitab turos karya ulama terdahulu.

Maka dari itu pada hari ini (11/12) PPDU melaksanakan pembekalan fathul kutub dan penulisan karya ilmiah yang diperuntukan bagi seluruh santri akhir KMI dan Azhari. Untuk pembekalan fathul kutub disampaikan langsung oleholeh pimpinan pondok Dr. KH. Muh. Ajir Abdi Moenip Lc, MA. Beliau menyampaikan bahwasannya agenda ini bertujuan untuk melatih para santri dalam mewujudkan motto pondok yaitu ‘mencetak ulama pejuang’.

“ Anak-anakku harapan kami setelah kalian lulus nanti adalah menjadi ulama yang beramal dan berjihad di jalan Alla, dan sebagai ulam maka hendaklah dapat memahami kitab-kitab ulama terdahulu.” Seperti yang dikatakan beliau diawal pembekalan dalam bahasa dalam Arab.

Pada pelaksanaaan  fathul kutub  tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, jika ditahun sebelumnya fathul kutub dilaksanakan secara berkelompok maka pada tahun ini dilaksanakan secara individu, yang masing-masing santri mendapat satu buku turos. Tugas yang diberikan untuk fathul kutub ini antara lain: mencari kosakata berbahasa Arab yang belum dipahami lalu diterjemahkan menggunakan baqhasa Arab yang mudah dipahami, kedua membuat pertanyaan dan jawaban dari kitab yang dipelajari, ketiga menuliskan apa yang telah dipahami dari kitab tersebut dan menerjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, lalu yang terakhir menulis biografi tentang penulis kitab tersebut.

                Adapun kitab-kitan turos yang digunakan pada fathul kutub tahun ini meliputi: kitab Bidayah Wa Nihayah karangan Ibnu Katsir, Tafsir At-Thobri karangan Abi Ja’far Muhammad bin Jarir At Thobri, kitab fiqih dzatul Ma’ad yang ditulis oleh Ibnu Qoyyyim Al-Jauzi, kitab Al-Mugni karanagn Ibnu Qudamah, kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al Asqalani, Shohih Bukhori, kitab jami’ul Ahkam yang ditulis Imam Al-Qurthubi, tafsir Ibnu Katsir, Mudamat Al Kubro yang ditulis oleh Imam Malik, kitab Shohih Muslim, dan kitab Al-Um karya Imam As Syafi’i.

Kemudian pada pembekalan karya ilmiah disampaikan oleh ustaz Krisna, beliau memaparkan secara singkat seputar karya ilmiah dan beberapa jenisnya, dalam hal ini para santri diperkenankan menulis karya ilmiyah dalam bentuk artikel, peper, makalah, skripsi, tesis, ataupun disertasi bahkan essai. Dengan tema bebas yang ditentukan oleh santri sendiri. Agenda penulisan karya ilmiah sendiri bertujuan sebagai bekal untuk melanjutkan studi di tingkat universitas, yang notabene diberikan tugas untuk penelitian dan tulis-menulis.

Agenda ini direncanakan berakhir pada hari jumat (15/12) untuk fathul kutub dan pada akhir Bulan Februari tahun 2024 untuk pengumpulan karya ilmiah. (Ras)

Tags:

0 thoughts on “PEMBEKALAN FATHUL KUTUB DAN KARYA ILMIAH

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Info Pendaftaran? Chat with us